Jenuh dengan Tutorial Desain? Mainkan 8 Game Ini Untuk Tingkatkan Skill Desain Grafismu!

Ingin meningkatkan kemampuan desain grafis, tapi bosan menonton dan membaca tutorial saja? Delapan game ini akan membantumu menjadi desainer yang keren dengan cara yang unik dan menyenangkan!

TIPSPENGEMBANGAN DIRITEKNOLOGIDESAIN

I Ketut Veda Suputra

3/21/20245 min read

IMPAKTIF.COM - Tutorial tentang desain grafis sudah sangat banyak beredaran di internet, baik itu dalam bentuk teks, video, maupun kursus. Dengan membaca tutorial-tutorial tersebut, sudah banyak sekali pemula yang kemampuan desain grafisnya meningkat pesat.

Bahkan, orang-orang yang lebih mahir pun juga terbantu akan keberadaan tutorial-tutorial tersebut. Tapi, sifat tutorial-tutorial desain tersebut yang hanya bisa ditonton dan dibaca kerap kali membuat orang-orang malas untuk mempraktekkannya.

Kalaupun dipraktekkan, mereka juga berkesempatan tinggi untuk terjebak di tutorial hell, di mana mereka terlalu bergantung pada tutorial desain hingga mereka tidak bisa mempraktekkan apa yang mereka pelajari di luar konteks tutorial tersebut.

Padahal, mereka dapat mengikuti langkah-langkah di tutorial tersebut dengan baik. Nah, daripada menonton tutorial yang membosankan dan tidak ada habisnya, bagaimana jika orang-orang mengasah kemampuan desain grafisnya dengan bermain game?

Dengan game, orang akan langsung bisa mempraktekkan apa yang ia pelajari, yang akan menghilangkan rasa bosan dari hanya menonton tutorial tanpa melakukan apa-apa.

Selain itu, game juga memiliki sistem hadiah atau reward, yang cenderung membuat orang-orang akan semakin tertarik untuk meningkatkan kemampuan mereka demi menyelesaikan level yang ada. Menyenangkan, bukan?

Yuk, simak delapan game yang akan bikin pengalaman belajar desain grafis kamu menjadi lebih seru.

1. Kern Type

Pernah, nggak, menemukan tipografi yang kelihatannya bagus, sampai kamu sadar kalau beberapa karakternya terlalu dekat atau jauh antara satu sama lain? Jika pernah, Kern Type adalah salah satu game yang paling cocok untuk kamu.Di Kern Type, kamu diminta untuk mengatur jarak antara

sebuah karakter dan karakter lainnya, yang biasa disebut dengan teknik selantara. Dengan bermain Kern Type, teks yang ada di desainmu akan terlihat lebih konsisten, rapi, dan lebih mudah dibaca.


2.
I Shot The Serif

Berbeda dengan Kern Type, I Shot The Serif bertujuan untuk membantumu membedakan antara font serif dan sans-serif, di mana kamu harus menembak font-font serif yang bermunculan di tengah berbagai font sans-serif. Kedengaran mudah, bukan?


Meski begitu, seiring level berlanjut, jumlah font yang harus diseleksi semakin banyak, sampai-sampai font yang biasanya terlihat jelas merupakan font serif tiba-tiba terlihat seperti font sans-serif di matamu, begitu pula sebaliknya. 


Kesalahan yang bisa kamu buat juga semakin dibatasi, yang membuat game ini menjadi jauh lebih menantang daripada kelihatannya. 


3. Color Game

Dari hue, complimentary, hingga tetradic, Color Game akan mengasah ketelitianmu dalam mencocokkan warna yang satu dengan yang lain berdasarkan color wheel yang ada.Seiring level berlanjut, semakin banyak warna yang harus kamu cocokkan, hingga waktu yang awalnya terasa terlalu lama akan terasa sangat kurang. 


Dengan game yang mudah dipelajari tapi sulit dikuasai ini, kamu akan bisa memahami skema warna dan relasi antar satu warna dengan yang lain dengan lebih baik.


4.
Kolor

Kolor dapat dianggap sebagai versi yang lebih mendalam dari bagian hue di Color Game, di mana kamu diminta untuk mencocokkan warna dengan beberapa opsi yang diberikan secepat mungkin.

Opsi yang diberikan akan terlihat semakin mirip dengan warna yang harus dicocokkan seiring waktu berjalan, yang membuatmu harus memicingkan mata hingga memperbesar layar untuk melihat perbedaannya.

Dengan Kolor, kamu akan bisa membedakan warna satu dengan yang lain dengan lebih mudah, semirip apapun kedua warna tersebut.

5. It’s Centred That

Ngaku, pasti kamu pernah mengira bahwa sebuah elemen sudah ada di tengah-tengah, sampai kamu sadar bahwa elemen tersebut sebenarnya terlalu ke kiri, ke kanan, dan lain sebagainya setelah dilihat lebih teliti.


It’s Centred That akan membantumu untuk melihat posisi elemen dengan lebih teliti, di mana kamu diminta untuk menentukan apakah titik yang diberikan sudah benar-benar ada di tengah atau tidak.


Tanpa ampun, game ini akan langsung berakhir jika kamu membuat satu kesalahan saja, yang membuatmu harus benar-benar teliti dalam menentukan jawabanmu. 


6. Can’t Unsee

Walau Can’t Unsee lebih diperuntukkan untuk desainer UI, tapi game ini juga akan sangat membantumu menjadi lebih teliti dalam mendesain.


Di game ini, kamu akan diberikan dua desain, di mana kamu harus menentukan mana desain yang terlihat paling benar.


Mulai dari jarak yang terlalu lebar, warna yang tidak sesuai konteks, hingga ikon yang terlalu kecil, game ini menunjukkan bahwa keputusan sekecil apapun dapat merusak atau mempercantik desainmu. 


7. The Bezier Game

Meski pen tool di aplikasi desain memiliki potensial dan kegunaan yang sangat beragam, ia kerap dianggap sebagai salah satu fitur yang sulit untuk digunakan bagi pemula.


Dengan The Bezier Game, kamu dapat meningkatkan kemampuan pen toolmu dengan pesat, di mana kamu akan diberikan berbagai bentuk yang harus kamu replikasi sebaik mungkin dengan pen tool tersebut.


Tak hanya garis lurus, game ini juga mengajarkanmu cara membuat garis lengkung dan garis-garis lainnya dengan SHIFT maupun ALT. Jumlah node yang dapat kamu buat juga dibatasi, yang membuat game ini menjadi semakin menantang. 


8.
Shape Type

Mirip dengan The Bezier Game, Shape Type mengaplikasikan pen tool dalam bidang tipografi, di mana kamu diminta untuk membentuk font yang diberikan hingga ia terlihat mirip dengan font aslinya.


Di game ini, presisi dan akurasi lengkungan dan pinggiran setiap poin yang dapat dimanipulasi benar-benar penting, karena ketidakakuratan sekecil apapun akan membuat font tersebut terlihat tidak rata ataupun rapi.


Game ini juga akan membantumu memahami kenapa sebuah font didesain sebagaimana demikian, serta bagaimana cara membuat sebuah font secara umum.


Masih banyak lagi game yang dapat meningkatkan skill desain grafis, seperti Hex Invaders, Pixactly, dan Ragtime.


Dengan game-game tersebut, kamu dapat mengasah kemampuan desain grafismu tanpa merasa bosan atau kewalahan, baik dalam bidang tipografi, pewarnaan, pen tool, maupun desain secara umum. Jadi, siapkah kamu untuk menjadi desainer yang lebih baik? (*IKVS)

Sumber artikel : 

  • Website Yes, I’m A Designer (https://yesimadesigner.com/graphic-design-games/) 

  • Website Pixcap(https://pixcap.com/blog/graphic-design-games)

  • Website Digital Synopsis(https://digitalsynopsis.com/design/games-for-graphic-designers/)

Sumber foto : 

  • Kerde Severin di Unsplash

(https://unsplash.com/photos/turned-on-black-ipad-and-white-apple-pencil-TXotsqdpX2g)

  • Screenshot Website Kern Type

(https://type.method.ac)

  • Screenshot Website I Shot the Serif

(https://www.tothepoint.co.uk/us/fun/i-shot-the-serif/)

  • Screenshot Website Color Game

(https://color.method.ac)

  • Screenshot Website Kolor

(https://kolor.moro.es) 

  • Screenshot Website It’s Centred That

(https://www.supremo.co.uk/designers-eye/?playagain)

  • Screenshot Website Can’t Unsee

(https://cantunsee.space)

  • Screenshot Website The Bezier Game

(https://bezier.method.ac)

  • Screenshot Website Space Type

(https://shape.method.ac/)